Postingan

Perkembangan Manusia Purba Di Indonesia

Perkembangan dan  perubahan manusia purba selalu terjadi dari masa ke masa, dibawah ini akan diberikan penjelasannya. 1).   Masa Berburu Dan Meramu , Kehidupan dimasa berburu dan meramu sangat identik dengan hidup berpindah-pindah atau nomaden. Kehidupan pada masa ini biasa disebut food gathering yang berarti memanfaatkan dan mengambil makanan yang bersumber dari alam tanpa harus menanam atau mengolahnya dulu. Peralatan yang digunakan pada masa ini adalah kapak perimbas untuk menebang kayu, memecahkan tulang dan menguliti binatang. & kapak genggam untuk menggali umbi dan memotong binatang buruan serta alat serpih yang berfungsi sebagai pisau. 2).   Masa Bercocok Tanam (Food producing ) . Pada masa ini manusia purba mulai mengenal kegiatan bercocok tanam dan pada masa ini juga mereka sudah tingal menetap disuatu tempat dan memiliki rumah. Namun, kegiatan berburu dan meramu masih belum hilang sepenuhnya dari kehidupan mereka.Alat-alat yang digunakan pada masa i...

3. Homo

Manusia purba dari genus Homo adalah jenis manusia purba yang berumur paling muda, fosil manusia purba jenis ini diperkirakan berasal dari 15.000-40.000 tahun SM. Dari volume otaknya yang sudah menyerupai manusia modern, dapat diketahui bahwa manusia purba ini sudah merupakan manusia (Homo) dan bukan lagi manusia kera (Pithecanthrupus).   Homo merupakan manusia purba yang memiliki fikiran yang cerdas Di Indonesia sendiri ditemukan tiga jenis manusia purba dari genus Homo, antara lain  Homo soloensis ,   Homo wajakensis ,  dan  Homo floresiensis .   Dibawah ini kita bahas tentang manusia genus homo : 1. Homo Soloensis              Ditemukan oleh Von Koeningswald dan Weidenrich antara tahun 1931-1934 disekitar sungai bengawan solo. Fosil yang ditemukan hanya berupa tulang tengkorak. Ciri-ciri khusus yang dimiliki oleh manusia purba jenis ini antara lain, volume otak antara 1000 – 1300 cc; tinggi badan ant...

2. Megantropus

Penemuan manusia purba pada lapisan Pleistosen terdapat di berbagai tempat di dunia ini, hal ini termasuk juga di Indonesia. Menurut T. Jacob, manusia memiliki ciri-ciri biologis berdiri tegak serta kapasitas otak yang relatif lebih besar. Penelitan manusia purba di Indonesia sendiri di pelopori oleh Eugene Dubois yang berasal dari Belanda,Ny. Selenka, Ter Hear, Oppenoorth dan van Koenigswald. nah itu tadi sedikit gambaran sejarah mengenai Manusia purba serta sejarah awal mula penemuanya, sekarang kita akan masuk ke pembahasan mengenai Meganthropus Paleojavanicus di bawah ini. Taukah sobat genggaminternet.com bahwa Fosil Meganthropus Paleojavanicus di nyatakan sebagai Fosil manusia purba paling Primitif. Meganthropus Paleojavanicus sendiri di artiken sebagai “Manusia Raksasa Dari Jawa”. Untuk jenis mausia purba ini Pertama kali di temukan oleh Orang yang bernama Van Koenigswald antara tahun 1936 sampai 1941 di daerah Sangiran, Sragen, Jawa Tengah. Daerah Sangiran termasuk dalam faun...

1. Pithecantropus

     Pada tahun 1889, seorang geolog Belanda bernama B.D. van Rietschoten menemukan tengkorak manusia di daerah Wajak, dekat Tulungagung (Jawa Timur). Hasil temuan itu kemudian dikirimkan kepada temannya yang bernama Dr. Eugene Dubois di belanda. Dubois merasa tertarik dengan benda yang dikirim itu. Ia lantas berusaha mendatangi tempat penemuan benda itu. Segeralah ia dengan suka rela mendaftarkan diri ke dalam dinas militer Belanda. Harapannya, ia dapat dikirim untuk bertugas di indonesia.  Di Indonesia, Dubois lebih banyak menekuni penelitian daripada tugas militernya. Daerah pertama...

Manusia Masa Prakaaksara di Indonesia

     Indonesia termasuk negara yang banyak meninggalkan fosil dan artefak. Banyaknya penemuan benda-benda itu membuat Indonesia menjadi negara yang penting bagi para peneliti kehidupan prasejarah. Para peneliti yang datang ke Indonesia umumnya memiliki alasan sederhana. Menurut mereka,kawaan indonesia amat nyaman, lingkungannya enak, dan berada di bawah garis khatulistiwa. hal ini memungkinkan kehidupan keseharian bisa terus berlangsung tanpa terputus oleh musim. Dengan demikian, sampai abad ke-19 wilayah indonesia menjadi daerah hunian bgi makhluk beragam kera dan gorila-gorila besar, yakni makhluk yang mendekati bentuk manusia.      Fosil adalah bekas-bekas atau sisa-sisa  tulang belulang manusia, binatang, atau tumbuhan yang telah membantu karena tertimbun tanah ribuan tau jutaan tahun. Adapun artefak adalah seegala benda atau perkakas yang dibuat dan digunakan manusia purba untuk keperluan hidupnya.      Usaha para peneliti untuk t...

Masa Praaksara di Indonesia (Tarikh Bumi) {Part2}

     Tarikh bumi berdasarkan keadaan geologi berjalan dalam beberapa tahap. Setiap tahap umur bumi memakan waktu yang panjang sekali, yakni jutaan tahun. Tahap-tahap perkembangan keadaan alam yang dibagi atas zaman-zaman berikut ini. Zaman Arkhaikum/ Arkeozoikum : yaitu zaman tertua yang berlangsung kira-kira 2.500 juta tahun. Zaman ini belum ada kehidupan, karena kulit bumi masih panas sekali. Zaman Paleozoikum : yaitu zaman hidup tertua ang berlangsung kira-kira 340 juta tahun. Zaman ini telah ada kehidupan, dimulai dimana adanya binatang kecil yang tidak bertulang belakang, jenis ikan, amfibi, dan reptil. Zaman Mesozoikum : yaitu zaman hidup pertengahan yang berlangsung kira-kira 140 juta tahun. Zaman ini ditandai dengan munculnya jenis reptil raksasa, sepetiy Dinosaurus (panjangnya 12 meter) dan Atlantasaurus (panjangnya 30 meter). Selain itu, jenis burung dan binatang menyusui pun telah berkembang. Zaman Neozoikum/ Kainozoikum : yaitu zaman hidup baru yang...

Masa Praaksara di Indonesia (Tarikh Bumi) {Part1}

      Sejarah pembentukan bumi dapat diketahui melalui ilmu geologi. Ilmu geologi mempelajari asal kejadian bumi, struktur, dan komposisinya. Ilmu geologi menjelaskan bahwa saat bumi mulai terbentuk jutaan tahun silam. Pada saat itu manusia belum ada. Mengapa demikian? Sebab pada awal pembentukannya, bumi masih panas, badai selalu bertiup dahsyat, petir sambar-menyambar, gunung berapi memuntahkan gas beracun, dan belum ada lapisan atmofer yang melindungi bumi. Namun sesudah sekian juta tahun kemudian, bumi pun mendingin dan terbentuk laut dangkal yang hangat. Setelah itu lahirnya tanda-tanda kehidupan yang disusul dengan kemunculan manusia purba di masa praaksara (prasejarah).      Masa praaksara/masa prasejarah adalah zaman manusia belum mengenal tulisan. Masa praaksara juga disebut zaman nirleka, yang berarti zaman ketika tulisan belum ditemukan (nir = tidak; leka = tulisan/aksara). Masa praaksara dimulai sejak manusia ada di muka bumi sampai dengan s...